Home » » Sejarah Universitas Indonesia: Dari Sekolah Dokter Jawa Hingga Kampus Perjuangan

Sejarah Universitas Indonesia: Dari Sekolah Dokter Jawa Hingga Kampus Perjuangan

 

Universitas Indonesia (UI) merupakan salah satu perguruan tinggi tertua dan tersohor di Indonesia. Perjalanannya tidak lepas dari dinamika sejarah bangsa, berakar dari masa kolonial Belanda hingga bertransformasi menjadi pusat unggulan pendidikan nasional.

1. Akar Kolonial: Era STOVIA (1849–1927)

Cikal bakal UI bermula pada tahun 1849 ketika Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Dokter-Djawa School di Batavia (Jakarta) untuk mencetak tenaga medis lokal. Sekolah ini berkembang menjadi School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) pada awal abad ke-20. STOVIA tidak hanya melahirkan dokter, tetapi juga para tokoh pergerakan nasional seperti Boedi Oetomo.

Seiring bertambahnya kebutuhan pendidikan tinggi, pemerintah Hindia Belanda mendirikan beberapa sekolah tinggi terpisah:

  • Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Hukum) di Batavia (1924).

  • Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte (Fakultas Sastra dan Filsafat) di Batavia (1940).

  • Faculteit van Landbouwwetenschap (Fakultas Pertanian) di Bogor (1941).

2. Pendirian Resmi dan Era Unifikasi (1946–1950)

Pasca-Proklamasi Kemerdekaan, lembaga-lembaga pendidikan tersebut dilebur. Pada 1946, pemerintah Belanda membentuk Nood-Universiteit yang kemudian berganti nama menjadi Universiteit van Indonesië (1947).

Setelah penyerahan kedaulatan, pemerintah Indonesia menggabungkan lembaga pendidikan Belanda dengan Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia. Pada 2 Februari 1950, lembaga ini resmi beroperasi sebagai Universiteit Indonesia (kemudian menjadi Universitas Indonesia) dengan Rektor pertama Ir. R.M. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Tanggal 2 Februari ini diperingati sebagai hari lahir UI.

3. Pemisahan Fakultas dan Induk Perguruan Tinggi Lain

Pada awal berdirinya, UI memiliki cakupan geografis yang sangat luas dengan fakultas yang tersebar di beberapa kota:

  • Jakarta: Kedokteran, Hukum, Sastra.

  • Bandung: Teknik dan MIPA.

  • Bogor: Pertanian dan Kedokteran Hewan.

  • Makassar: Ekonomi.

  • Surabaya: Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

Dalam perkembangannya, fakultas-fakultas di luar Jakarta berkembang menjadi perguruan tinggi mandiri, seperti Universitas Airlangga (1954), Institut Teknologi Bandung/ITB (1959), dan Institut Pertanian Bogor/IPB (1963).

4. Era Kampus Salemba dan Pembangunan Kampus Depok (1987)

Awalnya, pusat kegiatan akademis UI berpusat di Salemba, Jakarta Pusat. Namun, seiring meningkatnya jumlah mahasiswa, pemerintah membangun kampus baru yang terpadu. Pada tahun 1987, Kampus UI Depok seluas 320 hektar resmi dibuka. Kampus Depok mengusung konsep green campus dengan 75% wilayahnya berupa hutan kota dan danau, sementara Kampus Salemba difokuskan untuk Program Pascasarjana dan Kedokteran.

Universitas Indonesia Saat Ini

Kini UI berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Mengusung moto "Veritas, Probitas, Justitia" (Kebenaran, Kejujuran, Keadilan), UI mengelola 14 Fakultas, Program Vokasi, dan Sekolah Pascasarjana, serta terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu institusi riset dan pendidikan teratas di Indonesia.

5.  Makna dan Arti Lambang Universitas Indonesia

Makna dan arti lambang Universitas Indonesia (UI)—yang dikenal sebagai Makara—diciptakan pada tahun 1952 oleh Sumartono (mahasiswa Seni Rupa Fakultas Teknik UI Bandung pada saat itu). Lambang ini memadukan dua unsur utama: Pohon Ilmu Pengetahuan dan Makara.

1. Unsur-Unsur Utama Lambang
  • Pohon Ilmu Pengetahuan (Beserta Dahan dan Cabang):

    • Tunas & Dahan: Melambangkan cabang-cabang ilmu pengetahuan yang terus tumbuh dan berkembang.

    • Kuncup/Dedaunan: Melambangkan ilmu pengetahuan yang siap mekar menjadi cabang ilmu baru. Kuncup-kuncup tersebut akan senantiasa mekar selama Pohon Ilmu Pengetahuan itu hidup.

    • Air yang Memancar: Berada di bawah pohon, melambangkan ilmu pengetahuan yang memancar dan mengalir ke segala penjuru.

  • Makara (Makluk Mitologi):

    • Bentuk yang mengelilingi pohon ilmu pengetahuan tersebut adalah Makara, makhluk mitologi Hindu yang menggabungkan unsur darat dan air.

    • Gajah (Bagian Atas/Darat): Melambangkan kekuatan, pemegang kebenaran, kecerdasan, dan sifat pelindung.

    • Ikan/Naga (Bagian Bawah/Air): Melambangkan kemampuan bertahan hidup, kecepatan, serta ketangkasan dalam menjelajahi samudera ilmu pengetahuan.

2. Arti Filosofis Keseluruhan

Secara keseluruhan, lambang UI menggambarkan bahwa Universitas Indonesia adalah sumber ilmu pengetahuan yang tumbuh subur dan memancar ke segala arah, dengan mahasiswanya yang diharapkan memiliki kecerdasan, kekuatan moral, ketangkasan, serta dedikasi untuk melindungi dan mengamalkan ilmu demi kemajuan bangsa.

3. Makna Warna Makara (Berdasarkan Fakultas)

Warna dasar pada lambang Makara digunakan untuk membedakan identitas setiap fakultas/program di UI:

Warna MakaraFakultas / Program
HijauKedokteran
MerahHukum
KuningEkonomi dan Bisnis
Biru Tua / HitamTeknik
PutihIlmu Pengetahuan Budaya (Sastra)
Biru MudaMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Hijau MudaPertanian / Kedokteran Gigi
Jingga (Oranye)Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Biru & MerahPsikologi
UnguKesehatan Masyarakat (FKM)
Biru-HijauIlmu Keperawatan
Merah-UnguIlmu Komputer (Fasilkom)
Hijau-BiruFarmasi
Hijau-JinggaSekolah Ilmu Lingkungan & Kajian Stratejik dan Global
Hijau OlifProgram Vokasi

6. Fakultas dan Program Studi Unggulan di Universitas Indonesia

Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan jenjang pendidikan dari Diploma (Vokasi), Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), hingga Spesialis dan Profesi.

UI mengelola 14 Fakultas, 2 Sekolah, dan 1 Program Vokasi:

Daftar Fakultas dan Sekolah di UI

  • Rumpun Ilmu Kesehatan: Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Keperawatan.

  • Rumpun Sains dan Teknologi: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Teknik, Ilmu Komputer.

  • Rumpun Sosial dan Humaniora: Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Pengetahuan Budaya, Psikologi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Administrasi.

  • Sekolah & Vokasi: Sekolah Pascasarjana, Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL), Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), serta Program Vokasi.

Program Studi Unggulan di Universitas Indonesia

Sebagian besar dari ratusan prodi di UI telah mengantongi akreditasi Unggul/A secara nasional dari BAN-PT/LAM-PTKes serta terakreditasi internasional (seperti AUN-QA, ASIIN, ABET, AACSB, atau EQUIS). Beberapa prodi yang menjadi favorit dan unggulan di antaranya:

  • Pendidikan Dokter (S1 Kedokteran): Program kedokteran tertua di Indonesia dengan peminat tertinggi dan standar klinis global.

  • Ilmu Hukum (FHUI): Jurusan hukum paling berpengaruh di Indonesia yang melahirkan mayoritas praktisi dan perumus hukum nasional.

  • Manajemen & Akuntansi (FEB): Memiliki reputasi riset dan jaringan industri yang sangat kuat, didukung akreditasi bisnis internasional.

  • Ilmu Komputer & Sistem Informasi (Fasilkom): Salah satu pionir pendidikan IT di Indonesia dengan keketatan seleksi yang sangat tinggi.

  • Teknik Industri & Teknik Komputer (FTUI): Jurusan teknik yang memadukan keahlian sistem, sains, dan jaringan industri terkemuka.

  • Ilmu Komunikasi & Hubungan Internasional (FISIP): Prodi favorit rumpun soshum dengan fokus pada studi media modern dan diplomasi global.

  • Psikologi (FPsi): Pusat pendidikan riset dan aplikasi psikologi terdepan di tingkat nasional.

Demikian sekilas tentang Universitas Indonesia yang tidak sekadar berdiri sebagai institusi pendidikan tinggi, melainkan saksi bisu sekaligus penggerak roda sejarah bangsa. Dari ruang-ruang kelas STOVIA yang melahirkan gagasan pergerakan nasional, hingga bentangan Kampus Depok yang kini menjadi pusat inovasi dan riset modern, UI terus memegang peran sentral dalam mencetak pemimpin serta pemikir bagi Indonesia.

Melalui moto "Veritas, Probitas, Justitia"—Kebenaran, Kejujuran, Keadilan—sejarah panjang Universitas Indonesia membuktikan komitmennya untuk tidak hanya melahirkan lulusan berdaya saing global, tetapi juga menjaga nilai-nilai kebangsaan demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan dunia.

Semoga bermanfaat.

Share this article :
 
Support : Copyright © 2015. Info Panduan Cek - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger